Negeri selatan yang kurindui...
Ku mengenalmu saat rasa ingin tahuku begitu besar terhadap kehidupan ini...
Maju selangkah untuk menelusurimu membuat khayalku menjadi...
Setiap orang menyebutmu, terbesit ingin menjejaki...
Seiring waktu kaupun tersingkir oleh banyak negeri..
Negeri selatan yang kuingini...
Rasa ini memang tak hebat, tapi aku tak lupa...
Rasa ini memang tak menggugah tapi namamu telah tertulis...
Hadir tidaknya diri ini padamu... Tuhanlah yang merestui...
Jumat, 18 November 2016
Negeri selatan
Kamis, 27 Oktober 2016
Menunggu
Saat saya menulis ini, di luar hujan deras sekali, ditemani alunan musik yang saya tidak tahu siapa penyanyinya, tapi cukup membuat suasana ruangan ini nyaman. Sepertinya hujan akan berlangsung lama, karenanya saya mencoba menikmati keadaan, Keadaan menunggu hujan tanpa ada keluhan.
Mata rasanya sudah begitu berat, ingin cepat pulang dan tidur lelap, tapi lagi-lagi harus menunggu. Banyak hal yang bisa dilakukan saat menunggu hujan, tapi sekarang sambil menulis ini saya ingin memikirkan "perindu hujan", apa yang dirasakan sekarang? Bahagiakah? Akhirnya pertemuan antara air langit dan tanah telah tercipa kembai...
Minggu, 16 Oktober 2016
Kirologi dan hibernasi
Pernah mendengar "Kirologi"?? Itu adalah nama sebuah ilmu.. ilmu yang menggunakan kira-kira.. tentu ini adalah plesetan.. saya mengetahui ini dari teman, dia orang Palembang, dalam bahasa Palembang "kiro-kiro" adalah kira-kira. Jadi istilah "kirologi" digunakan untuk orang yang suka mengira-ngira terhadap sesuatu.
Bagaimana dengan hibernasi??Pertama kali mendengar kata hibernasi, saya kira itu adalah bahasa sunda yang dikerenkan... (hiber dalam bahasa sunda berarti terbang) karena kata-kata biasa yang diubah menjadi "kata keren" atau kata "sok ilmiah" sudah menjadi tren dikalangan masyarakat saat ini, maka saat teman saya mengatakan ingin berhibernasi, dalam benak saya, dia menginkan terbang jauh pergi dan tak ada satupun yang dapat menjangkaunya, dari sana saya sering menggunakan istilah itu jika saya ingin sendirian tidak ada yang mengganggu. Saya tidak pernah bertanya, saya hanya mengira arti hibernasi, dan teman saya tidak merasa curiga dengan pemahaman saya, karena dalam benaknya arti hibernasi menurut biologi yang dipahaminya tidak jauh beda dengan pemahaman saya, sama sama tidak ingin keluar dari satu tempat dan menjauhi keramaian.
Setelah beberapa kali menggunakan kata hibernasi saya mulai penasaran, apakah pemahaman saya betul atau tidak terhadap kata itu, akhirnya satu-satunya cara adalah bertanya, hal tercepat adalah bertanya pada om google, dan akhirnya terjawab sudah arti yang sebenarnya.
Dalam hidup, kadang kita memahami dan meyakini satu hal, padahal kebenaran dan keyakinan kita belum tentu benar adanya, satu satunya cara adalah dengan mencari kebenaran dan keyakinan itu, dan jangan sampai kita termasuk ahli kirologi.
Minggu, 11 September 2016
Semoga Tambah Berkah
Pernah ditanya kenapa sering mengucapkan "semoga tambah berkah", menurutku ucapan ini lebih bermakna dibanding kata "selamat". Rasanya tidak cukup saja mengucapkan "selamat" kepada seseorang yang sedang bertambah usia atau mendapatkan suatu kebahagian.
Imam Ghozali mengatakan berkah atau barokah bermakna ziyadatul khoir yang berarti bertambah kebaikan, oleh karenanya berkah adalah kebaikan yang terus menerus berkesinambungan, tumbuh ke arah yang lebih baik, baik harta, ilmu, umur, kesejahteraan, keamanan dll.
Harta yang barokah, didapat dan digunakan dengan cara yang baik, sisa umur digunakan dengan cara yang baik, ilmu diamalkan dengan baik, kesejahteraan diri dan keamanan jiwa dan raga bertambah kearah yang lebih baik..
Itu sebabnya kata "semoga tambah berkah" lebih saya sukai dibandingkan ucapan selamat milad, ulang tahun, atau mengulang tahun yang berarti semoga selamat tidak ada bahaya dalam memperingati hari lahir saja..
Tentu Kata penuh makna dihari spesial lebih baik bukan??
(yang sedang bertambah usia semoga tambah berkah)
Kamis, 18 Agustus 2016
Ajarkan Rindu
Bisakah aku merindu??
Rindu yang meneteskan air mata
Rindu yang menggetarkan relung jiwa
Tak apa
Jika harus ku beli rindu itu
Tak apa
Jika harus ku rebut rindu itu
Ajarkan aku merindu...
Rindu untuk bersegera bangkit disepertiga malam
Rindu yang menggetarkan jiwa jika disebut namaNya..
Karena aku pun ingin merindu seperti mereka
Selasa, 16 Agustus 2016
Durasi
Masa telah menjawab
Kini kami di sini
Menikmati durasi penuh makna
Hei lihat...
Tak bisakah sejenak kau tengok
Tangan tangan lentik menari
Bercengkrama dengan tinta
Barisan tinta menjelma menjadi makna
Menenggelamkan siapa yang terlena
Kami terus tenggelam
Terbuai dalam kesyahduan nada nada pengetahuan
Kamu tahu??
Kadang kami merasa sesak
Sesak yang menghimpit aliran nafas
Tercekik!!
Kami pun ingin bebas
Menggeliat, meronta, mencengkram apapun
Menjerit sekuat yang kami bisa
Kebebasan yang membuat kami terengah
Terengah dalam keluhan
Wahai kesakitan...
Terima kasih, kau mengajarkan kami arti bertahan
Duhai kebebasan...
Cukup sudahi membodohi apa yang harusnya kami miliki
Durasi ini tak akan terulang
Maka izinkan kami menikmati barisan tinta, memahaminya dan merekam jejaknya dalam sebuah karya
(Puisi ini tercipta karena paksaan) 😅
Kamis, 04 Agustus 2016
Niat
Baiklah, kali ini mari kita berbicara tentang pernikahan, ya lah perempuan mana yang pengen jadi ibu tapi ga nikah, ada juga sih, belum nikah udah dipanggil ibu, contoh ibu guru, udah dipanggil ibu kan? 😀
Buanyak buanget artikel soal pernikahan, karena bahasan ini selalu menarik untuk para jomblo, dari hukum, anjuran, lika-liku, manis pahitnya dll. Tentu yang bikin baper yang manisnya, klo baca artikel mengenai itu rasanya tuuuuh...... ah sudahlah makin baper nantinya.
Why? Kenapa? Kunaon? Tiba2 pengen nulis ini? Jawabannya.. percis kaya lagu BB ciptaan Teh Melly goeslow.. "ku ingin menikah seperti mereka" aiiih pengen doang?? Ckck klo udah kecapai terus mau ngapain? Nah ini yang jadi catatan, banyak orang nikah cuman kepengen aja, gak tau arah bahtera rumah tangga.. yang bahaya lagi nikah cuman gara-gara perasaan dan omongan orang lain, kaya udah nyaman sama seseorang atau udah bosen ditanya kapan nikah (nyindiri diri) 😅, terus kudu gimana? Seperti hal yang lain, jika ingin melakukan sesuatu yang pertama dilakukan adalah berniat, tentu niatnya untuk apa? Niat inilah yang akan menguatkan kita jika suatu hari nanti kita dalam keadaan goyah.
Urusan niat ini emang penting, yakin ngomong koar koar ke orang-orang nikah niatnya karena perintah Allah dan sunah Rasul? Walau niat tidak dapat dinilai secara jelas tapi tentu ada indikator yang terlihat. Emang cara menuju arah itu udah sesuai sunah Rosul? Caranya Allah ridhoi? Atau jangan-jangan hanya ucapan pembungkus saja 😌 (astagfirulloh 😢)
Yuk ah, calon ibu yang baik menyiapkan dan menurunkan gen-gen terbaik, tentu terbaik versi Allah adalah yang terbaik. Jika sudah berniat, netralkan semua perasaan, pusatkan pada pemilik hati, lakukan dengan cara terbaik, dan minta yang terbaik untuk menjadi pasangan dan ayah anak - anak kita kelak didatangkan secepatnya. 😊😊