Kamis, 31 Desember 2015

Catatan 2015

2015, tahun dimana semuanya berpusat pada hati, ujian dariNya untuk menguatkan, hampir cobaan yang ada penuh dengan emosi. Sebagai calon umma, persiapan hati inilah yang harus diperhatikan.
Tegurannya begitu indah, tawarannya tak ada pilihan, kemaksiatan atau kesetiaan iman??, Karena Cita, cinta, mimpi, rindu dan cemburu sering menyapaku ditahun ini.
Aku pernah menulis, "my dreams come true 2015", entah mimpi yang mana yang akan datang di detik-detik akhir tahun ini?. Aku hanya punya mimpi dan rencana, tapi Allahlah yang menentukan. Kita diperintah untuk tidak putus asa, pengharapan dan sandaran hanya padaNya. Datang atau tidak mimpi itu, ketetapan dariNya adalah yang terbaik. Yakinlah..


(Azam di 2016, sholat witir simpan ba'da isya agar tidak terlewat, jika terlewati bayar shodaqoh)

Minggu, 27 Desember 2015

Masak

Hari ini di suruh masak sayur oyong jagung, hampir tidak ada masalah, alhamdulilah bisa dimakan, hanya beberapa kesalahan untuk pelajaran. Pertama ketika memasak sayuran perhatikan bahan sayur yang akan dimasak, perhitungkan masa kelembekannya saat di masak, butuh waktu lama atau tidak.
Kedua, cucilah sayuran sebelum dipotong.
Ketiga, sayur bening bumbu cukup, bawang putih, bawang merah, bawang daun dan tomat
*catatan
Jagung memerlukan waktu yang cukup lama ketika di rebus. Dan oyong hanya membutuhkan sedikit waktu. Jadi jangan memasukan oyong kedalam air rebusan, sebelum  jagung betul-betul masak. Agar oyong tidak menjadi hancur karena terlalu lama direbus.

Rabu, 23 Desember 2015

Kiprah

Assalamualaikum Ustd ana mau bertanya. Istri yang menyenangkan itu seperti apa? Dalam berias atau dalam penampilan yang enak di pandangnya Kah?

Jawaban: 

Wa'alaikummussalaam warahmatullahi wabarakatuh

1.Menarik

Sudah menjadi fitrah manusia yaitu suka dengan hal-hal yang indah. Keindahan membuat hati tenang dan nyaman. Begitupun dengan kita dan pasangan kita. Seorang suami suka jika melihat penampilan diri yang menyenangkan pada diri istrinya, begitu pula sebaliknya.

Sebuah hadis menggambarkan kehidupan orang-orang sholeh dari zaman dahulu. Seperti yang digambarkan dalam hadis berikut, dapat kita lihat bagaimana suami menyenangi istri yang menjaga penampilan dan memakai wangi-wangian.

Ibnu Abbas berkata “Sesungguhnya saya suka berhias untuk istri, sebagaimana saya suka istri berhias untuk saya”. Hadis lain turut memperkuat hal ini yaitu,’’Suatu ketika Muhammad bin al-Hanafiah keluar dengan berpakaian rapi dan memberi wangi-wangian pada jenggotnya maka tatkala Yahya bin abdurrohman menanyakan hal itu ia menjawab sesungguhnya mereka (wanita) menyenangi apa yang kita senangi dari mereka.“

Wahai muslimah, jika lelaki di zaman dulu saja punya ekspektasi seperti itu kepada istrinya, bagaimana pula di zaman sekarang? Dimana pemandangan akan wanita berpakaian menarik dan minim dengan aroma wangi-wangian mudah sekali dijumpai di luar sana.

Bagaimana engkau membentengi hati suamimu jika yang terpandang di luar sana itu lebih menarik, lebih wangi dari yang seharusnya dia dapat secara halal di rumah? Well, kita bisa saja percaya bahwa si dia yang kau sayangi akan berusaha memalingkan muka dan menundukkan pandangan dari semua itu karena takut dosa.

Namun hey, dia juga manusia biasa, laki-laki normal yang mungkin saja dapat tergoda melihat pemandangan menarik di luar sana itu. Hare gini gitu lho...

Ingin tampil cantik di hadapan lawan jenis, sepertinya memang sudah menjadi kesenangan tersendiri bagi wanita pada umumnya. Namun sayangnya, hal ini kadang dilupakan jika di rumah atau di hadapan suami tercinta. Di rumah istri merasa tidak begitu perlu untuk tampil dengan dandanan yang cantik dan memikat. Hal ini salah sama sekali. Tidak demikian yang diajarkan oleh agama kita.

Justru di hadapan suamilah seharusnya kita bergaya ya Sahabat Ummi. Bukan di hadapan lelaki lain. Di depan suami pakailah model baju apa saja yang disenangi suami karena tidak ada batasan aurat antara suami dan istri. Berdandanlah yang memikat dengan aroma parfum yang harum. Semoga ikhtiar ini akan menjaga dan memagari suami dari maksiat.

Dalam hal menarik ini, tidak hanya ditekankan pada penampilan diri tetapi juga pada tempat tinggal. Upayakan agar rumah selalu bersih dan tertata dengan baik. Bila perlu tingkatkan pengetahuan tentang skill pemeliharaan rumah dan tata letak barang-barang di rumah kita. Ciptakan suasana rumah yang menjadikan suami betah berada di dalamnya.

Untuk membuat penampilan lebih menarik tidak harus dengan wajah yang cantik, demikian juga untuk membuat rumah bersih dan rapih tidak harus dengan harga yang mahal. Insya Allah semuanya bisa dilaksanakan dengan mudah asal ada keinginan dan keikhlasan untuk mencari ridha Allah. Bukankah segala sesuatu yang baik itu akan bernilai ibadah bila diniatkan hanya untuk Allah?.

2.Memahami

Siapapun akan merasa senang jika dipahami dan betapa banyak masalah yang timbul dalam rumah tangga karena tidak adanya kesepahaman antara suami istri. Memahami di sini tentu luas maknanya.

Bagi penulis kuncinya adalah komunikasi yang baik dan terbuka. Istri yang baik akan berusaha memahami setiap masalah yang dibicarakan dengan menjadi pendengar yang baik. Jika menyampaikan pendapat memlilih ucapan yang baik dengan tutur kata yang enak didengar serta sedapat mungkin menghindari pembicaraan yang tidak disukai oleh suami.

3.Menjadi belahan jiwanya

Suami adalah belahan jiwa bagi istrinya, begitu pula sebaliknya. Keduanya siap berbagi suka dan duka bersama dalam menjalani kehidupan pernikahan demi meraih tujuan yang diridhai Allah Swt. Demikianlah sehingga istri harus siap menjadi sahabat, belahan jiwa, dan tempat curahan hati suaminya.

Islam telah menjadikan istri sebagai tempat yang penuh ketenteraman bagi suaminya. Allah Swt. berfirman: “Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya“. (QS ar-Rum [30]: 21)

Maka istri yang baik adalah yang dapat membuat suaminya merasa tentram dan damai jika berada disisinya. Mampu membuat suaminya selalu rindu dan mendapat semangat baru jika berdekatan dengannya, demikian pula sebaliknya.

Untuk menjamin teraihnya ketenangan dan ketenteraman tersebut, Islam telah menetapkan serangkaian aturan tentang hak dan kewajiban suami-istri. Jika seluruh hak dan kewajiban itu dijalankan secara benar, terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah warahmah adalah suatu keniscayaan.

4.Menjaga Diri dan Harta Suami

’’Tidak ada iman bagi orang yang tidak bisa memegang amanah dan tidak ada agama bagi orang yang tidak bisa dipegang janjinya.“ (HR. Ahmad)

Demikian juga dalam peran kita sebagai istri. Istri harus mampu menjaga diri dan amanah yang dipercayakan oleh suami kepadanya.

Beberapa hal dalam penjagaan diri dan harta suami yang perlu diperhatikan oleh istri sholehah adalah menjaga diri dari segala hubungan yang diharamkan, menjaga rahasia keluarga, menjaga rumah dan merawat anak-anak, menjaga segala harta bendanya, tidak keluar rumah tanpa izin suami dan tanpa mengenakan hijab (jilbab) yang rapih, menolak kehadiran orang-orang yang tidak disenangi suami dan lain sebagainya yang telah disepakati berdua.

5.Mendoakan

Setelah segala ikhtiar di atas dilakukan jangan lupa sertai dengan doa. Insya Allah usaha jika disertai dengan doa ikhlas dari seorang istri akan mendapat keberkahan. Suami menjadi senang dan keluarga pun jadi bahagia.

Allahu A'lam

Selasa, 22 Desember 2015

Resep enak 3

BASO TEMPE

bahan :
- 1 buah papan tempe potong kecil2 lalu di kukus selama 30 menit dan di haluskan dgn cara di ulek
- 1 butir telor
- 8 sdm tepung terigu
- 6 sdm tepung kanji
- daun bawang 1 batang di iris tipis
- lada secukupnya
- sdkit garam
- 3 siung bawang putih haluskan
- air es secukupnya

Carbut :
campur semua bahan ke dalam tempe yg telah di haluskan,,aduk sampai kalis sambil menambah sdikit demi sdikit air es,,siapkan air dlm panci di campur sdkt minyak setelah mendidih masukan adonan bakso ke dalam panci sampai mngembang ke atas lalu angkat

Bumbu kuahnya
- ulek 3 siung bawng putih dan lada scukupnya tumis dgn minyak stelah harum masukkan air bakso siap di hidangkan dgn irisan daun bawang dan sambel

NASI TUTUG ONCOM

Bahan :
- nasi hangat secukupnya
- 150 gr oncom bandung (goreng/bakar)
- 3 bwg putih goreng sebentar
- 6 cm kencur
- 6 cabe rawit merah
- 1 sdt garam

Carbut :
Haluskan semua bumbu,lalu tmbahkn oncom greng/bakar uleg kasar,campur dgn nasi hangat,aduk sampe rata dan sajikan..

Syarat utama

Kriteria suami ideal itu, suami yang dapat memenuhi kebutuhan istrinya, begitupun sebaliknya, kriteria istri yang ideal itu, istri yang dapat memenuhi kebutuhan suaminya.
Syarat-syarat Mencari kriteria jangan mencari dari syahwat, syahwat terlihat ketika bukan agama tapi urutan utama, contoh: urutan pertama yang di cari adalah berkulit putih.
Mencari sesuai dengan prinsip itu boleh, principle dipandang perlu diutarakan sebelum menikah agar tidak menjadi kendala setelahnya. tawadu, sholeh, istiqomah, jujur dan sabar itu bukan principle, karena semua orang mau itu, contoh principle:  istri harus ikut suami siap meninggalkan orang tuanya, istri tidak boleh bekerja diluar rumah, atau suami mengizinkan istri merawat dan membawa orang tua istri bersamanya setelah menikah, setelah menikah tidak mau dipologami, dll

Annisa ayat 34
Syarat utama mencari suami
1. Laki-laki adalah pelindung, bisa memimpin istri, menjadi imam untuknya. Keluarga kacau jika suami menikmati keplegmatisannya, laki-laki jika memiliki kepribadian ini sangat kuat akan bahaya untuk keluarga, karena sifat ini cenderung menerima apa adanya, menikmati setiap keadaan, ketika keluarga dalam keadaan kronis disisi keuangan, bukannya mencari solusi tapi dia malah menikmati keadaan itu. Dan laki-laki jika memiliki kepribadian ini tidak memiliki rasa tegas, karena asal kpribadian ini tidak suka berkonflik. Setiap manusia memiliki beberapa kepribadian yang condong di dalamnya tapi dilatih karena agama insya Allah bisa merubah itu semua.

2. Laki-laki memberi nafkah, yang utama adalah memberi nafkah iman (agama), batin, lalu nafkah lahir. Jika hanya memberi nafkah lahir maka tidak berkah. Salah jika suami hanya memberi nafkah lahir saja, Pergi jauh meninggalkan keluarga untuk mencari uang tanpa melihat keimanan keluarga seperti apa. Mencari suami yang mampu seimbang dalam pemberian nafkah lahir maupun batin.

Syarat utama mencari istri
1. Taat kepada Allah, maka ketaatan kepada suami akan mengikuti. Salah jika yang utama adalah taat pada suami, karena bisa saja suami salah dalam ketaatan kepada Allah.
2. dan menjaga diri ketika suaminya tidak ada. Mampu menjaga diri dengan hal-hal yang tidak membuat suaminya murka ketika kembali, mampu menjaga harta suami dengan baik saat suaminya tidak ada.

(Dari audio pranikah Kiprah)

Minggu, 20 Desember 2015

Saatnya tersenyum

Ini jelas bukan drama sinetron.. Atau sebuah cinta drama korea.. Ini realita..
Menangis itu wajar, sedih karena tak sesuai keinginan.. Aaah jika hidup sesuai keinginan kita semua, sungguh tak rame.. Oleh karenanya Allah hadirkan realita yang kadang tidak sesuai yang kita inginkan.. Allah hanya ingin melihat bagainana respon hambaNya saat tak sesuai realita, menangis meraung?? menyalahkan orang?? Menyalahkan takdir?? Atau bahkan menyalahkan Allah??
Lebih dekat denganNya?? Atau malah kabur dariNya??
Sudah.. Nikmati keadaan ini, jangan memperkeruh suasana dengan tangisan, umi dan bapak juga berhak atas senyuman dan keridhoan anak-anaknya..
Saatnya tersenyum untuk mereka..

Agar dunia tahu

Agar dunia tahu
Aku terlahir dari rahim ibu yang sholehah, mentaati perintah Rabb dan suaminya.
Seorang calon penghuni syurga dengan segala kesabarannya

Agar dunia tahu
Aku dididik dari tangan ibu yang cerdas, membesarkan 10 anak dari seorang pria sederhana.
Seorang calon bidadari syurga dengan segala ketaatannya

Agar dunia tahu
Aku dibesarkan dengan air mata ketabahan seorang perempuan kuat, mengikhlaskan segala takdir yang sudah menguji kesetiaan cintanya.

Agar dunia tahu
Aku dibesarkan dengan doa-doa disepertiga malamnya, mengadu, memohon dan meminta takdir baik untukku pada Rabbnya.

Dan Agar dunia tahu
Aku begitu bahagia dan bangga menjadi anak ke-6nya, menjadi bukti dan saksi atas segala kesholehahan yang beliau miliki.

"Umi.. Kebahagianmu adalah kebahagianku, kesedihanmu adalah kesedihanku, cintamu adalah cintaku, jika kau kehilangan satu cinta jangan bersedih, karena cinta anak-anakmu tak akan pernah hilang"